Skip to main content

Posts

Kicauan Twitter Kamu akan Muncul di Mesin Pencari Google

CEO jejaring sosial Twitter Dick Costolo mengkonfirmasi soal kerja sama dengan Google yang bisa memasukan kicauan dari Twitter ke mesin pencari Google. Hal ini menjadi salah satu sumber pendapatan Twitter agar meraih lebih banyak 'klik'. Dari laporan situs TechCrunch, kerja sama ini menjadi momen pertama bagi kicauan Twitter muncul di mesin pencari Google, mengingat kedua perusahaan teknologi ini sudah pernah sepakat sebelumnya namun gagal diterapkan. Costolo kala itu tidak memberi informasi secara rinci soal biaya kerja samanya dengan Google, namun CFO Twitter Anthony Noto mencatat, proses kerja sama itu telah dipertimbangkan sebagai bagian dari pedoman perusahaan. Twitter dinilai sedang fokus dalam peningkatan trafik konten untuk kemudian diuangkan, sehingga kerja sama dengan Google ini memungkinkan orang-orang yang bukan pengguna Twitter tetap bisa melihat dan mengeksplor kicauan pengguna Twitter. Nantinya, jika non pengguna Twitter melihat dan mengklik sebuah kicauan pada G...

Depresiasi Rupiah Lebih Baik dari Brasil & Turki

Depresiasi Rupiah Lebih Baik dari Brasil & Turki - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardjojo menyatakan jika rupiah terus mengalami depresiasi sejak Januari hingga Maret. Namun, depresiasi rupiah jauh lebih baik dari mata uang lain. “Rupiah terdepresiasi 5,7 persen, tapi di dunia, Indonesia disoroti bersama negara berkembang lain. Kita lihat kalau rupiah terdepresiasi 5,7 persen, mata uang Brasil 17 persen dan mata uang Turki 16 persen," papar Agus, seusai Rapat Kabinet Terbatas, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2015). Menurut Agus, penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tak sebesar negara berkembang utama. Bahkan di ASEAN, kata dia, rupiah masih bisa bersaing dibanding ringgit Malaysia dan dolar Singapura. "Secara umum, kita lihat itu masih aman," sebut dia. Agus pun menjamin, Bank Indonesia (BI) tetap memantau pergerakan nilai tukar. BI, kata dia, tetap berada di pasar untuk memantau volita...

Bank Mandiri Akan Turunkan Suku Bunga

Bank Mandiri Akan Turunkan Suku Bunga - PT Bank Mandiri Tbk berencana memangkas suku bunganya, baik untuk produk simpanan maupun produk kredit. Pemangkasan suku bunga kelak berkisar 25 basis poin (bps) sampai 50 bps. "Ya, rencananya begitu," kata Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala Mansury saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2015). Menurutnya, penurunan suku bunga akan dilakukan mulai bulan depan. Adapun suku bunga deposito dalam rupiah Bank Mandiri saat ini ialah 4,5 hingga 7,5 persen, tergantung tenor dan nilai deposito. Sementara itu, suku bunga dasar kredit (SBDK) Bank Mandiri per 30 September 2014 ialah 10,5 persen untuk kredit korporasi, 12,5 persen untuk kredit ritel, serta 19,5 persen untuk kredit mikro. Untuk kredit konsumsi KPR, Bank Mandiri mematok SBDK 11 persen, sedangkan kredit konsumsi non-KPR 12,5 persen. Tahun ini, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit kurang lebih 16 hingga 18 persen. Salah satu segmen yang menjadi fokus penyaluran kredit bank...

Siap-siap, Rupiah Bakal Terpuruk hingga Juni 2015

Siap-siap, Rupiah Bakal Terpuruk hingga Juni 2015 - Pelemahan rupiah terhadap dolar AS atau USD diperkirakan akan berlangsung hingga Juni 2015. Sebab, rupiah dibayang-bayangi oleh Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) yang ditaksir akan menaikkan suku bunganya pertengahan tahun ini. "Rupiah melemah terus, yang jelas sampai Juni, setelah itu stabil, sekitar Rp13.500 per USD sampai Juni," kata Managing Director PT Reliance Capital Management (RCM), Jurgan Usman, saat konferensi pers, di Gallery Reliance, Gedung Menara Batavia, Jakarta, Rabu (11/3/2015). Namun demikian, rupiah akan membaik setelah The Fed menurunkan suku bunganya kembali. Hal itu dibarengi dengan program pemerintah yang mendorong pembangunan proyek infrastruktur, sehingga memberikan angin segar bagi investasi di Indonesia. "Perbaikan ekonomi akan terlihat hasilnya, rupiah akan lebih baik Rp12.500 per USD, rata-rata mendekati level Rp13.000 sampai full year," tegas dia. Sementara itu, untuk per...

Saus Merk Dena Diduga Mengandung Bahan Textil Berbahaya

Saus Merk Dena Diduga Mengandung Bahan Textil Berbahaya - Pabrik pembuatan saus dengan cap Dena yang berada di Jl Besar Namorambe, Deliserdang digerebek petugas Ditreskrimsus Polda Sumut. Dalam penggerebekan kali ini, sedikitnya ratusan dus berisikan saus yang dikemas dalam plastik dan kotak disita. Menurut keterangan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haydar, penggerebekan ini dilakukan berdasarkan penyelidikan anggotanya. "Sudah dua minggu kami menyelidiki pabrik ini. Setelah kita lidik, ternyata saus yang diantaranya bermerk Dena mengandung bahan textil," kata Haydar, Rabu (11/3/2015) siang. Menurut Haydar, selain diduga menggunakan bahan textil, saus bermerk Dena dan Sunflower ini juga menggunakan bahan extract yang dianggap berbahaya. "Jadi bahannya ini tidak murni menggunakan cabai. Mereka lebih banyak menggunakan bahan extrac," kata Haydar. Pantauan Tribun Medan, begitu tiba di depan gerbang masuk pabrik PT Duta Ayumas Persada itu,...

Jangan Tonton Film Ini!! Khusus 18+++

Jangan Tonton Film Ini!! Khusus 18+++ :: Hellow, Bontangers Film ini Khusus kamu yang berumur di atas 18 tahun ke atas. Kami tidak menjamin jika anda yang berusia kurang dari 18 tahun memaksa untuk menoonton. Segala efek yang di timbulkan akibat menonton film ini bukan tanggung jawab dari kami.